Sabtu, 30 Juli 2016

JOC goes to Japan 2 - Part 3: Zero Emission Industrial Area in Kawasaki City



Kawasan industri, saat mendengar kata ini yang terbayang adalah kawasan yang dipenuhi oleh pabrik. Mendengar kata pabrik pasti tak lepas dari namanya polusi dan limbah. Dalam kunjungan delegasi JOC ke Jepang kali ini kami berkesempatan untuk melakukan tur di sekitar Teluk Tokyo untuk melihat secara langsung Kawasaki Industrial Area dari atas kapal.

Kapal yang membawa para delegasi untuk tur di sekitar Teluk Tokyo
 
Di Kota Kawasaki banyak dibangun pabrik, mulai dari pengolahan makanan hingga logam, dan juga banyak dibangun pembangkit listrik. Karena itu pula kawasan ini banyak menghasilkan sampah dan limbah. Sebagian besar pabrik-pabrik tersebut dibangun di atas lahan reklamasi yang dibangun sejak tahun 1908.

Untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga sekitar dan juga menjaga kelestarian lingkungan, kawasan ini dijadikan sebagai kawasan "Zero Emission Industrial Area". Melalui peraturan yang ketat, setiap industri diwajibkan mengikuti aturan yang ada agar limbah yang dihasilkan tidak berbahaya bagi lingkungan dan juga tidak menghasilkan polusi. Karena tidak adanya polusi, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tempat wisata yang menggabungkan konsep ramah lingkungan dan industri.

Terdapat pabrik-pabrik pengolahan buah-buahan impor, pengolahan logam, dan industri lainnya yang sebagian besar merupakan industri pengolahan barang-barang impor. Secara garis besar industri di kawasan ini mengolah bahan baku impor menjadi sesuatu yang kelak didistribusikan ke seluruh Jepang dan diekspor ke luar negeri. Di kawasan ini juga terdapat pabrik pengolahan batu bara, yang meskipun berada di tempat terbuka dan di pinggir daerah perairan, namun tak sedikitpun perairan di sekitar pabrik tercemar. Terdapat pula area pengolahan limbah logam yang hasilnya diekspor ke Tiongkok.

Salah satu pelabuhan bongkar muat yang ada di Kawasaki

 Di beberapa area dibangun hutan dan taman kota sebagai area penghijauan di kawasan industri tersebut. Beberapa taman kota dilengkapi dengan area memancing yang dapat dinikmati masyarakat umum di sekitar kawasan selama 24 jam setiap harinya. Meskipun kawasan tersebut dibangun di atas lahan reklamasi, ekosistem di perairan di sekitarnya tetap terjaga sehingga masyarakat masih bisa memancing di sekitar kawasan tersebut tanpa takut ikan-ikan yang mereka tangkap tercemar.

Salah satu taman kota di sekitar kawasan yang dilengkapi dengan area memancing

Hutan kota di sekitar kawasan industri sebagai upaya penghijauan
 
Proses pembangunan reklamasi masih berlangsung di kawasan ini dan lahan reklamasi ini merupakan tempat pembuangan akhir sampah (abu) hasil dari pembakaran di incineration. Tempat pembuangan akhir yang kelak akan menjadi lahan reklamasi ini diperkirakan masih bisa menampung sampah hasil pembakaran hingga 50 tahun ke depan. Lahan ini merupakan lahan reklamasi terakhir yang dibangun di kawasan ini.

Perairan yang akan dijadikan lahan reklamasi berikutnya
 
Banyak pesawat terbang lalu lalang karena kawasan yang berdekatan dengan Bandar Udara Haneda

Salah satu landasan pesawat di Bandar Udara Haneda yang dibangun di atas laut

Sebagai sebuah kawasan industri yang dibangun di atas lahan reklamasi, Kota Kawasaki berusaha untuk tetap menjaga lingkungan dengan memperbaiki sistem di setiap industri agar tidak menghasilkan polusi ataupun limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Kawasan ini dijadikan sebagai salah satu area pariwisata yang menggabungkan antara industri dan lingkungan yang dapat dinikmati oleh masyarakat dari segala usia. 

Dengan menerapkan teknologi dan sistem yang baik, maka dapat diciptakan sebuah kawasan industri yang ramah lingkungan. Untuk mewujudkannya perlu kerjasama antara semua pihak, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat umum. Swasta sebagai pelaku industri tidak hanya memikirkan tentang keuntungan, namun perlu konsentrasi juga terhadap masalah lingkungan. Karena jika lingkungan lestari, maka bisnis juga akan berjalan dengan baik.

Para peserta tur berfoto bersama setelah tur selesai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar