Selasa, 05 Mei 2015

Kegiatan Rutin Osoji Pertama di Tahun Ke-4 Jakarta Osoji Club

Kegiatan Osoji (bersih-bersih) kali ini adalah kegiatan pertama JOC di tahun ke-4. Ramainya para relawan yang datang. Setelah selesai bersih-bersih, para relawan Ennichisai merapat untuk Technical Meeting. 
Terima kasih untuk sobat semua yang telah berpartisipasi pada kegiatan kali ini. JOC nantikan terus kehadiran sobat semua di kegiatan selanjutnya.



 
kegiatan memetik sampah



memetik sampah dan tak lupa berphoto.. :D

orang-orang yang heran, "anak muda itu baik sekali, mau membersihkan areal ini".. :D
ayo, sampah mana? yang harusnya masuk ke mana?

terima kasih Ibu sudah membuang sampah di tempatnya.

sampah yang terkumpul dari yang berserakan
seusai kegiatan, waktunya berphoto bersama
kemudian para volunteer Ennichisai 2015 merapat untuk Technical Meeting
Terima kasih untuk sobat semua yang telah berpartisipasi pada kegiatan kali ini.
JOC nantikan terus kehadiran sobat semua di kegiatan selanjutnya.
Sampai jumpa.. 

Senin, 04 Mei 2015

Aksi Jakarta Osoji Club pada Sakura Matsuri

Jakarta Osoji Club berpartisipasi menjadi relawan untuk menjaga kebersihan pada acara Sakura Matsuri di Maxxbox Orange Country, Lippo Cikarang, tanggal 25 - 26 April 2015. Selama 2 hari para relawan berjuang untuk mewujudkan gomi zero (nol sampah). Panas terik, hujan badai, relawan tetap berjuang mengedukasi para pengunjung dan menjaga kebersihan areal Sakura Matsuri. Relawan yang bejuang bersama JOC sebagian besar berasal dari LPK Minori dan Fukusuke. Namun ada juga relawan individu yang berasal dari Bekasi dan Jakarta. Mereka semua berjuang tiada henti untuk menciptakan areal Sakura Matsuri yang bebas dari sampah berserakan. Karena kami tidak ingin nama Sakura tercemar dengan adanya sampah berserakan. Sakura adalah bunga yang begitu indah dan cantik. Sudah semestinya areal acara Sakura Matsuri-pun menjadi indah, cantik, bersih, dan nyaman. 

koordinasi perakitan tempat sampah
pelapisan tempat sampah dengan plastik pada luar dan dalam kerdus


Relawan datang sangat awal, sebelum mengunjung datang. Karena kami harus merakit kerdus sebagai tempat sampah dan melapisinya dengan kantong sampah.

relawan siap beraksi

pencapit sampah dari bambu


berkeliling mengambil sampah yang berserakan, sambil mengedukasi pengunjung

sosialisasi JOC dan ajakan kepada pengunjung agar selalu membuang sampah pada tempatnya

cosplayer yang mendukung kampanye "Malu Buang Sampah Sembarangan"

Miss Sakura 2015 juga mendukung kampanye "Malu Buang Sampah Sembarangan"

vokalis Kotak band, yaitu kakak Tantri juga mendukung kampanye "Malu Buang Sampah Sembarangan"


sebagian kecil sampah yang terkumpul

wow.. banyaknya sampah dari acara ini

areal depan panggung yang telah bersih dari sampah
bersihnya 

wajah-wajah kami yang puas karena telah berhasil menciptakan gomi zero (nol sampah) pada areal Sakura Matsuri
Terima kasih kepada semua relawan yang tergabung berjuang bersama JOC, terutama relawan dari Minori dan Fukusuke. Kalian yang terbaik..

Minggu, 12 April 2015

Petik Sampah oleh Daisei Group di Blok-M


Hallo rekan-rekan JOC. 

Kami mendapat kabar gembira bahwa hari ini (Minggu, 12 April 2015) telah diadakan kegiatan bersih-bersih dan petik sampah di sekitar Blok-M Jakarta oleh Daisei Group dan karyawannya. Sekedar informasi bahwa DAISEI GROUP adalah perusahaan yang bergerak di bidang Makanan dan Minuman yang telah didirikan pada tanggal 1 Juli 2003 oleh Mr Daisei Takeya, seorang pengusaha dari Jepang. Salah satu restorannya yang kita sering jumpai adalah Ramen 38.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin perusahaan tersebut yang diadakan setiap 1 bulan sekali. Mr Daisei Takeya merasa terpengaruh oleh kegiatan yang selalu JOC laksanakan rutin setiap 2 minggu sekali di GBK sehingga ia pun memprakarsai hal yang serupa di lingkungan restorannya. Wah, dampak positif JOC mulai terlihat dengan jelas ya.


Ayo, bagaimana dengan lingkunganmu sendiri? Kami tunggu kabar-kabar baiknya dari kalian yah. 

Selamat berakhir pekan dan tetaplah Malu Buang Sampah Sembarangan ya!! 







Jumat, 20 Februari 2015

Sebuah Harapan

Sebuah harapan tiba tiba saja muncul di kegiatan hari ini, sudah cukup lama ia tidak kelihatan.

Ia adalah sekaligus misi bagi JOC. Gambaran harapan saya melalui kegiatan JOC adalah suatu saat para pengikut JOC berrumah tangga dan mempunyai anak. Tidak hanya berrumah tangga dan mempunyai anak tetapi sang orang tua yang pernah berusaha bersama menuju cita-cita kita semua yaitu mengaungkan slogan JOC 'malu buang sampah sembarangan' melalui kegiatan JOC hendaknya mengajarkan anak mereka buang sampah adalah sesuatu yg memalukan.. Jika calon orang tua dari members JOC semuanya demikian nanti nantinya, maka itu menjadi harapan bagi kita yang telah megikuti kegiatan selama ini secara nyata.. Dengan demikian gambaran saya akan menjadi kenyataan.. Saya percaya itulah misi JOC.. Kehadiran Desi Astuti mengandung harapan baru sebagai member pertama JOC telah memperkuat keyakinan saya bahwa melanjutkan kegiatan dengan tabah dan ulet merupakan jalan terdekatnya mengabulkan misi kita..Mari kita lanjutkan kegiatan, sekalipun kecil. Usahamu akan menjadi harapan kita sangat besar dan luar biasa pada suatu hari nanti...


Desi adalah member pertama dari orang Indonesia karena kebetulan ia berada di GBK pada waktu kegiatan pertama JOC. Ia bialang "hatiku tergerak dan bolehkah saya bergaung?" kata kata Desi tsb telah menjadi salah satu jawaban saya ketika ditanya media massa kenapa anda memulai kegiatan seperti ini.
Dan hari ini Desi membuat saya berinspirasi yang baru. Karena saya pernah mengatakan satu saat anak JOC berrumah tangga dan punya anak, sang orang tua tidak akan mengajarkan buang sampah semberangan. Itulah harapan JOC sekaligus harapan negara kita. Kehadiran Desi hari ini memperkuat misi dan harapan kita secara nyata... Juga ironinya ia adalah member pertama JOC... JOC tidak akan mungkin selama lamanya beraktivitas seperti sekarang namun jika member sekrang mulai berkeluarga nanti-antinya dan mengandung harapan kita,barangkali itulah saat bagi JOC bubar karena kita berhasil melahirkan harapan kita semua... Itulah misi kita yang kita harapkan..

-Tsuyoshi Ashida-

JOC di National Geographic Kids

Anak-anak adalah calon penerus generasi muda. Anak-anak merupakah benih harapan kemajuan bangsa. Pendidikan tentang lingkungan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Terutama mengajarkan anak-anak agar membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan. 

Oleh karena itu, National Geographic Kids yang melihat kegiatan anak-anak di JOC sedang membantu membersihkan sampah merasa tertarik umtuk meliput aksi anak-anak di JOC. Salah satunya adalah Btari Ratnaning Wardani yang walau masih anak-anak sudah peduli terhadap lingkungannya. Aksi Btari ini bisa menjadi teladan bagi anak-anak lainnya untuk memulai sejak dini akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.



Ajak anak-anak kita untuk memulai kesadaran lingkungan sejak dini. Agar generasi-generasi penerus bangsa tersebut bisa menciptakan keadaan lingkungan di masa depan menjadi lebih baik.