Minggu, 12 April 2015

Petik Sampah oleh Daisei Group di Blok-M


Hallo rekan-rekan JOC. 

Kami mendapat kabar gembira bahwa hari ini (Minggu, 12 April 2015) telah diadakan kegiatan bersih-bersih dan petik sampah di sekitar Blok-M Jakarta oleh Daisei Group dan karyawannya. Sekedar informasi bahwa DAISEI GROUP adalah perusahaan yang bergerak di bidang Makanan dan Minuman yang telah didirikan pada tanggal 1 Juli 2003 oleh Mr Daisei Takeya, seorang pengusaha dari Jepang. Salah satu restorannya yang kita sering jumpai adalah Ramen 38.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin perusahaan tersebut yang diadakan setiap 1 bulan sekali. Mr Daisei Takeya merasa terpengaruh oleh kegiatan yang selalu JOC laksanakan rutin setiap 2 minggu sekali di GBK sehingga ia pun memprakarsai hal yang serupa di lingkungan restorannya. Wah, dampak positif JOC mulai terlihat dengan jelas ya.


Ayo, bagaimana dengan lingkunganmu sendiri? Kami tunggu kabar-kabar baiknya dari kalian yah. 

Selamat berakhir pekan dan tetaplah Malu Buang Sampah Sembarangan ya!! 







Jumat, 20 Februari 2015

Sebuah Harapan

Sebuah harapan tiba tiba saja muncul di kegiatan hari ini, sudah cukup lama ia tidak kelihatan.

Ia adalah sekaligus misi bagi JOC. Gambaran harapan saya melalui kegiatan JOC adalah suatu saat para pengikut JOC berrumah tangga dan mempunyai anak. Tidak hanya berrumah tangga dan mempunyai anak tetapi sang orang tua yang pernah berusaha bersama menuju cita-cita kita semua yaitu mengaungkan slogan JOC 'malu buang sampah sembarangan' melalui kegiatan JOC hendaknya mengajarkan anak mereka buang sampah adalah sesuatu yg memalukan.. Jika calon orang tua dari members JOC semuanya demikian nanti nantinya, maka itu menjadi harapan bagi kita yang telah megikuti kegiatan selama ini secara nyata.. Dengan demikian gambaran saya akan menjadi kenyataan.. Saya percaya itulah misi JOC.. Kehadiran Desi Astuti mengandung harapan baru sebagai member pertama JOC telah memperkuat keyakinan saya bahwa melanjutkan kegiatan dengan tabah dan ulet merupakan jalan terdekatnya mengabulkan misi kita..Mari kita lanjutkan kegiatan, sekalipun kecil. Usahamu akan menjadi harapan kita sangat besar dan luar biasa pada suatu hari nanti...


Desi adalah member pertama dari orang Indonesia karena kebetulan ia berada di GBK pada waktu kegiatan pertama JOC. Ia bialang "hatiku tergerak dan bolehkah saya bergaung?" kata kata Desi tsb telah menjadi salah satu jawaban saya ketika ditanya media massa kenapa anda memulai kegiatan seperti ini.
Dan hari ini Desi membuat saya berinspirasi yang baru. Karena saya pernah mengatakan satu saat anak JOC berrumah tangga dan punya anak, sang orang tua tidak akan mengajarkan buang sampah semberangan. Itulah harapan JOC sekaligus harapan negara kita. Kehadiran Desi hari ini memperkuat misi dan harapan kita secara nyata... Juga ironinya ia adalah member pertama JOC... JOC tidak akan mungkin selama lamanya beraktivitas seperti sekarang namun jika member sekrang mulai berkeluarga nanti-antinya dan mengandung harapan kita,barangkali itulah saat bagi JOC bubar karena kita berhasil melahirkan harapan kita semua... Itulah misi kita yang kita harapkan..

-Tsuyoshi Ashida-

JOC di National Geographic Kids

Anak-anak adalah calon penerus generasi muda. Anak-anak merupakah benih harapan kemajuan bangsa. Pendidikan tentang lingkungan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Terutama mengajarkan anak-anak agar membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan. 

Oleh karena itu, National Geographic Kids yang melihat kegiatan anak-anak di JOC sedang membantu membersihkan sampah merasa tertarik umtuk meliput aksi anak-anak di JOC. Salah satunya adalah Btari Ratnaning Wardani yang walau masih anak-anak sudah peduli terhadap lingkungannya. Aksi Btari ini bisa menjadi teladan bagi anak-anak lainnya untuk memulai sejak dini akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.



Ajak anak-anak kita untuk memulai kesadaran lingkungan sejak dini. Agar generasi-generasi penerus bangsa tersebut bisa menciptakan keadaan lingkungan di masa depan menjadi lebih baik.


Tetap Semangat Meski Hujan

Sejak tanggal 7-10 Februari  2015, kota Jakarta diguyur hujan terus menerus. Hal ini menyebabkan sebagian wilayah kota Jakarta terendam banjir. Namun sudah menjadi jadwal rutin JOC berkampanye 2 kali sebulan setiap hari Minggu pagi jam 8-10 WIB di pintu 12 GBK.


                                                 JOCers tetap hadir dengan penuh semangat

Hari minggu pagi yang diwarnai hujan di GBK-Jakarta. JOCers masih semangat untuk datang, walaupun akhirnya tidak bisa maksimal dalam berkegiatan karena hujan yang tak kunjung berhenti. Jangan Pernah Patah Semangat Ya....Ganbatte...!!!

                                                      Kegiatan JOC tanggal 8 Februari 2015



Sabtu, 31 Januari 2015

JOC di Simposium Indonesia-Jepang: Kekuatan Akar Rumput Merubah Dunia


Satu lagi pengalaman menarik di dalam komunitas Jakarta Osoji Club adalah pak Dewanto Backri alias Tsuyoshi Ashida sang Founder JOC telah diundang dalam acara Simposium Indonesia Jepang New Partnership 28 Januari kemarin di hotel Borobudur.

Pengalaman ini tentu saja sangat menarik karena acara tersebut merupakan acara besar yang melibatkan 2 negara baik pemerintah maupun swasta dalam menjalin hubungan kerjasama yang lebih erat menuju kehidupan yang lebih baik. 


Banyak pengunjung baik orang Jepang maupun orang Indonesia yang sangat tertarik untuk bertanya tentang JOC di acara ramah tamah yang berlangsung malam hari setelah makan malam.  

Beberapa member JOC hadir dan membantu Ashida-san menjelaskan tentang JOC kepada pengunjung yang bertanya. 

Kemudian Ashida-san diminta naik ke atas panggung dan mempresentasikan pengalamannya selama ini dalam membangun kekuatan akar rumput khususnya di kalangan anak muda Indonesia. Generasi muda Indonesia yang memegang peranan penting masa depan bangsa Indonesia menjadi fokus JOC dalam menghimpun kekuatan akar rumput tersebut untuk merubah keadaan lingkungan kota Jakarta menjadi lebih baik. 




Setelah itu, seorang presenter radio Osaka merasa tertarik untuk mewawancarai JOC dan akhirnya Ashida-san dan 3 orang anggota JOC yang hadir dalam acara tersebut berbagi pengalamannya selama menjadi relawan JOC di berbagai kegiatan selama ini.