Tampilkan postingan dengan label JOC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JOC. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Mei 2017

Challenge Ennichisai 2017

Yoo,, Genki desu ka, Minna San??? ^^

Sobat JOC, pasti pada dateng kan ke Event Matsuri Jepang Ennichisai 2017, Event ini sudah delapan kali terselenggara lho.. Pada tanggal 13 dan 14 Mei kemarin, pengunjung sangat banyak sekali, hehe.. Ennichisai juga di kenal sebagai Event Little Tokyo Blok M. Tahun ini, Team Osoji terdiri dari Para Sukarelawan PT Fukusuke, Lembaga Minori Cikarang, dan Jakarta Osoji Club. Tema tahun ini adalah Enjoy tapi Bersih, dan tentunya dengan slogan Sampahmu Tanggung Jawabmu!. Seperti apa sih keseruannya?, seperti Biasa akan diceritakan dengan Story by Photo, Let's Chekidot..

hemm,, terlihat seperti kota Tokyo kan??
ini sih masih pagi, pengunjungnya belum pada datang.. hehe
ini Booth Team Osoji
Lhoo, tiba-tiba ada penunggunya,, ^^v, dia adalah Mas Ergha, Sukarelawan JOC
Penunggunya ganti lagi ya, , Cowo Kece ini adalah Mas Faiz, sang Ketua JOC..
Pas lagi Break, intip dikit ah keseruan panggung ^^v
Karena arak-arak Omikoshi sedang lewat, kita Enjoy dulu, eits tapi tetep Bersih ya..
hemm,, siapakah dia.. sepertinya ini Ibu Retno, Relawan JOC.. :) Ganbaree
kita kembali ke Booth, wah ada wanita beryukata foto didepan Booth kita lho.. Ureshii
Ciee,, Pak Arif habis diwawancara sama Mahasiswi dari Kampus STBA JIA Bekasi, Asiik
Sudah dipenghujung jam acara, jangan lupa foto bareng dulu, bareng para relawan dari Fukusuke, Minori dan JOC

Nah Sobat JOC yang kemarin datang ke Ennichisai, terima kasih ya sudah menjaga Matsuri Ennichisai tetap Bersih. Semoga di tahun-tahun depan, bisa semakin lebih baik lagi.
Sampahmu Tanggung Jawabmu, Malu Buang Sampah Sembarangan..

Jaa,, Mata Neee ^~^


(Mei)

Selasa, 18 April 2017

JOC @ Sakura Matsuri 2017

Haloowww,, Admin Mei nongol lagi.. Giliran Posting, sekaligus dua kali ya,, hehe.

Nah, pada tanggal 9 April kemarin, ada Sakura Matsuri di Orange County Cikarang, para Volunteer JOC datang beramai-ramai dari Jakarta, untuk menengok teman-teman dari Lembaga Minori Cikarang...

Sedikit flash back, cerita dari Bu Retno, beliau adalah Volunteer yang cukup veteran di JOC, hehe.. pada tahun 2015, JOC juga datang ke Sakura Matsuri bersama-sama dengan Lembaga Minori untuk mengedukasi sampah kepada pengunjung.. wah jadi pertemuan ini adalah temu kangen ya, hehe..
by the way Admin Mei, juga datang lho, hehe..

Sekedar informasi sobat, JOC adalah sebuah Club yang siap menerima teman-teman semua untuk menjadi sukarelawan dalam kepedulian terhadap sampah, khusus nya daerah Jakarta. JOC tidak mengikat siapapun, Sukarelawan bebas-bebas saja kapan ingin turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan JOC. untuk memantau jadwal nya, bisa dilihat di fanpage facebook Jakarta Osoji Club ^~^..

Seperti biasa, check this out Story by Photo..



Spot fotonya keren ya..



Sukarelawan dari Lembaga Minori..
"Kakak-kakak Jangan buang sampah sembarangan ya.."


Hayooo.. yang cantik ingat ya pesan ini, hehe


Yang ganteng juga ya..


Box sampah terdapat hampir tiap 100 meter, dan ada sukarelawan yang berjaga



Ayo tebak Admin Mei yang mana?? ^^


Ini bonus nya, pohon sakura yang Kireiiiiii,, seperti di Jepang ya..



FYI,, untuk Box sampah dan plastik sampah nya adalah kerja sama dengan PT Fukusuke Kogyo, yang di koordinasi langsung oleh Bapak Martadinata. Dan untuk koordinator Lembaga Minori adalah Syaban..

Walaupun pengunjung sangat ramai, tahun ini total pengunjung mencapai 80.000 lebih, akan tetapi kondisi lingkungan nya tidak terlalu banyak sampah yang dibuang sembarangan. masih ada sih, sedikit kok sampah nya.. salut deh.. semoga saja kesadaran pengunjung akan sampah makin terus meningkat.. Amiin..

Sekian cerita kali ini, semoga bisa menginspirasi sobat semua ya.. sampai bertemu di cerita berikut nya.. Mata neeee...


Mei







Minggu, 07 Agustus 2016

Sampah Merusak Perairan Kita

Permasalahan sampah di Indonesia merupakan sebuah permasalah yang sangat pelik. Tidak hanya sampah yang ada di daratan, namun juga sampah yang terbawa arus hingga ke perairan atau lautan. Tapi hal itu bukan berarti masalah tersebut hanya milik negara kita saja, tetapi juga negara-negara lain di seluruh dunia.

“Masalah-masalah yang ada di laut akan berdampak pada kita di kemudian hari. Ini perlu pendekatan global secara bersama. Karena, memang laut ini adalah terkoneksi antara satu negara dengan negara lain,”berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Mongabay.co.id kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake beberapa waktu lalu.

Sedangkan menurut Dariadi, Staf Pejabat Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menuturkan, “Oleh karena itu, kita membangun IPAL (instalasi pengolahan air limbah) yang berfungsi untuk mengolah sampah yang ada di sekitar kampung nelayan. Saat ini, sudah ada 50 unit IPAL yang kita tempatkan di beberapa kampung nelayan,”

Sampah yang berada di lautan selain membuat pemandangan menjadi tidak indah juga menyebabkan kerusakan pada ekosistem di dalamnya. Kebanyakan sampah yang berada di lautan adalah mikroplastik yaitu sejenis sampah plastik yang berukuran sangat kecil dan menyerupai fitoplankton yang berbahaya bagi ikan-ikan di laut.

“Kalau dimakan oleh ikan kecil, maka itu akan menjadi rantai makanan. Karena ikan kecil akan dimakan oleh ikan lebih besar, dan pada akhirnya akan dimakan oleh manusia. Mikroplastik ini sangat berbahaya untuk kesehatan”, menurut Staf Pengajar Sekolah Tinggi Perikanan, Nasirin.

Selain berbahaya untuk ikan yang hidup di perairan lepas, sampah plastik juga berbahaya bagi hewan laut lainnya seperti penyu yang kini sudah mulai berkurang populasinya di alam liar. Sampah plastik yang melayang di laut bisa jadi disalah-artikan penyu sebagai ubur-ubur yang merupakan salah satu makanannya.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan,“Buang sampah ke laut, termasuk illegal activity. Termasuk sampah plastik”. Untuk mewujudkan ekosistem laut yang sehat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan meluncurkan program Blue and Healthy Ocean dimana di dalamnya dibahas pula mengenai permasalahan sampah yang ada di perairan.

Referensi berita: 




Rabu, 03 Agustus 2016

Tiga Alasan Gunakan Reusable Bag

Masih pakai kantung plastik sewaktu kamu belanja?

Yuk, ganti kantung plastik belanjaanmu dengan reusable bag!

Ini dia 3 alasan kenapa kamu mesti beralih menggunakan reusable bag sekarang.

1. Lebih ramah lingkungan karena tidak menambah jumlah sampah plastik yang ada. Pemakaian kantung plastik berlebihan pastinya akan membuat jumlah sampah semakin banyak. Apalagi kalau dibuang sembarangan, pasti akan menumpuk dimana-mana. Ingat, sampah yang menumpuk dan berserakan dimana-mana bisa menjadi sarang penyakit bagi kita.

2. Hemat sumber daya alam karena diproduksi menggunakan bahan yang dapat dipakai berkali-kali. Hemat juga pastinya buat kantung kamu lho. Hehehe..

3. Tampil lebih keren dan bergaya dengan ragam variasi reusable bag yang menarik. Sekarang banyak sekali produsen reusable bag yang menawarkan desain-desain tas yang unik dan kreatif. Hal tersebut tentunya dilakukan untuk mengedukasi sekaligus mengajak orang-orang untuk beralih menggunakan reusable bag daripada kantung plastik.


*Poster oleh JOC



Pesan ini dipersembahkan oleh Jakarta Osoji Club dan AEON Indonesia.

Let's Go Green: Less Plastic For Better Future!